Lorjuk Khas Madura



Program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik kelompok 31 desa Karang Anyar Kecamatan Kwanyar Bangkalan. Program utama kami yaitu pengembangan usaha kreatif olahan lorjuk, yaitu dengan membuat lorjuk crispy. Dimana kami terjun langsung ke masyarakat untuk melihat seperti apa bentuk lorjuk saat awal baru  didapat.kami juga terjun langsung dalam pengolahan lorjuk crispy serta memberikan  desain kemasan untuk  produk tersebut.sasaran dari program kerja ini adalah ibu-ibu rumah tangga disekitar posko. sedangkan untuk program pendukung kami melakukan penyuluhan tentang analisis jagung hibrida, sasaran penyuluhan ini adalah bapak-bapak desa Karang. Penyuluhan ini disajikan dalam presentasi langsung mengenai tata cara menanam jagung hibrida serta untung dan ruginya. 

Program kerja utama ini dilakukan dengan pelatihan langsung diposko kami, ibu-ibu dan remaja sangat antusias melihat bagaimana cara mengolah lorjuk yang biasa mereka dapatkan dari hasil melaut dan biasanya hanya diolah sederhana. 

Lorjuk atau kerang bambu adalah sejenis binatang laut yang masih termasuk dalam keluarga kerang-kerangan. Lorjuk biasanya hanya digunakan untuk membuat petis dan renginang khas madura. Pembuatan petis ini berasak dari air rebusan lorjuk yang kemudian diirebus sampai airnya tinggal sedikit kemudian ditambahkan gula merah atau gula jawa. Sedangkan untuk olahan rengginang biasanya lorjuk dihaluskan terlebis dahullu baru dicampurkan dengan ketan yang akan digunakan untuk bahn baku rengginang. 


Kerang bambu merupakan karang air laut yang berukuran sedang. Bentuknya memanjang dengan dua cangkang yang memiliki sisisimetris. Lorjuk sebenarnya dapat diolah dengan berbagai macammakanan ringan seperti program utama kami yang membuat lorjuk krispi. Dalam pembuatan sebuah produk kita harus mempertimbangkan strategi marketing mix yang akan dijalankan.

Strategi marketing yang kami lakukan dalam program kerja produk  lorjuk krispy ini menggunakan marketing mix yaitu 4P (Product, Price, Promotion, dan Place).
a.       Pembuatan lorjuk krispy

Product disini tidak mengharuskan makanan tetapi juga bisa berupa jasa. Product yang ditawarkan ini haruslah yang memiliki kualitas dan keunikan yang mampu meningkatkan daya saing produk atau jasa di pasaran. Seperti produk yang kami angkat ini adalah berupa makanan yaitu lorjuk atau kerang bambu yang biasa dimasak sederhana diolah dengan kreatifitas. Lorjuk atau kerang bambu adalah sejenis binatang laut yang masih termasuk dalam keluarga kerang-kerangan. Lorjuk biasanya hanya digunakan untuk membuat petis dan renginang khas madura. Namun disini lorjuk akan diolah menjadi bentuk lain yaitu lorjuk krispy. Pebuatan lorjuk krispy ini cukup mudah namun membutuhkan waktu yang cukup lama. Berikut ini adalah cara bagaimana pembuatan lorjuk krispy:

Bahan-bahan untuk membuat lorjuk krispy:
·         Lorjuk (kerang bambu) 1kg
·         Minyak kelapa 1kg
·         Tepung beras 1/2 kg
·         Tepung maizena 2 sendok makan
·         Garam secukupnya
·         Kaldu bubuk secukupnya
·         Bawang putih secukupnya

Langkah-langkah pembuatan lorjuk krispy:
·         Lorjuk basah dijemur setengah kering

·     Setelah lorjuk setengah kering campurkan tepung beras  dengan tepung maizena, bumbui tepung dengan garam, kaldu bubuk dan bawang putih Bagi tepung menjadi dua, kering dan basah      Masukkan lorjuk kedalam adonan tepung yang basah terlebih dahulu kemudian adonan tepung yang kering kemudian goreng, sebelumnya siapkan minyak panas terlebih dahulu saat mencelupkan lorjuk ke dalam adonan tepung· Goreng dengan api sedang

b.      Pengemasan
Kemasan diartikan sebagai kegiatan menyusun dan memproduksi wadah atau bungkus kemasan dari suatu produk. Kemasan terdiri dari tiga hal, antara lain merek, brand, label. kemasan yang bagus digunakan adalah kemasan  packing yang memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan. Kemasan dapat melindungi produk dalam proses distribusi. Produk-produk yang dikemas akan lebih terjaga kebersihannya, menarik, dan tahan dari kerusakan yang disebabkan oleh cuaca, selain itu kemasan sangat mendukung proses pemasaran. Karena melalui kemasan ini memudahkan identifikasi produk.

c.       Pemasaran
Setelah produk matang maka langkah selanjutnya yaitu proses pemasaran, teknik pemasaran yang digunakan kelompok 31 merupakan marketing mix yakni pemasaran 4P yaitu Product, Price, Place, Promotion. Setelah produk sudah jadi maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah menghitung harga penjualan yang tepat, sehingga produsen tidak sampai mengalami kerugian dan harga sesuai dengan tingkat ekonomi target pasar yang dituju. Distribusi yang kami lakukan yaitu dengan menjual produk kami dengan menitipkan ke toko-toko, selain itu juga memanfaatkan pemasaran secara online melalui berbagai media sosial. Sehingga produk tersebut lebih mudah dikenal dimasyarakat luas umumnya masyarakat diluar Madura. Promosi yang dilakukan yaitu dengan membuat emonstrasi pembuatan produk dan memperkenalkan produk kepada warga.
 




Komentar